MENJAGA KESEHATAN MENTAL

Tidak hanya kesehatan fisik yang harus dijaga, ternyata kesehatan mental juga harus lebih dijaga. Ada beberapa faktor yang mungkin bisa merusak kodisi kesehatan mental. Jika mental kita baik, kita pun akan bisa beraktivitas seperti biasanya. Berbeda halnya ketika seseorang yang kesehatan mentalnya sedang terganggu, dalam beraktivitas pasti selalu ada saja hal-hal yang gak wajar untuk dilakukan.

Kesehatan mental ini mencakup beberpa aspek penting dari segi emosional, hubungan sosial, psikologi dan kenyamanan. Seluruh aspek tersebut mudah untuk mempengaruhi cara berpikir seseorang, lalu mempengaruhi juga dalam bertindak dan merasakan sesuatu. Hal itu juga sangat berkaitan dengan bagaimana ia bisa mengambil keputusan, bagaimana cara mengendalikan emosinya hingga seperti apa hubungan dia dengan orang lain.

Kesehatan mental ini harus di perhatikan sejak dini. Karena kesehatan mental bisa menyerang siapapun tak kenal usia. Bahkan mungkin jika anak kecil yang kesehatan mentalnya sudah terganggu, ia belum bisa menghandle itu semua.

Karena sebenernya tidak ada tes khusus untuk tahu apakah seseorang mengidap gangguan mental atau tidak. Yang jelas biasanya gangguan kesehatan mental itu bisa dilihat dari perilakunya setiap hari, apakah ada yang beda atau tidak. Walaupun kesahatan mental bukan seperti kesehatan fisik yang bisa di obati langsung, tapi sebagain besar kesehatan mental harus melakukan beberapa proses pengobatan.

Jika orang tersebut tidak segera diobati, makan kecenderungan perilaku dia akan mempengaruhi orang lain juga kehidupan sehari-harinya. Biasanya orang tersebut menandakan seperti perubahan tingkah laku menjadi yang lebih pendiam, tertutup dan tidak mau untuk bersosialasi. Perasaan yang ia rasakan pun lebih campur aduk, bahkan sampai tak tahu apa yang sedang dirasakannya saat ini. Dan biasanya, kesehatan mental bisa merubah pola pikir.

Kesehatan mental memang bisa terjadi pada siapapun dengan gejala yang berbeda, tapi jika sudah memasuki tahap yang parah, misalnya sering merasa cemas yang berlebih, sedang depresi, punya niatan untuk bunuh diri, menggunakan obat-obatan dan tak mampu memngatasi masalah sehari-hari, biasanya orang yang seperti itu butuh bantuan professional agar mereka bisa tindak lanjuti.

Ada pula seseorang yang emiliki perasaan seperti rollercoaster, dimana bisa berubah kapanpun. Nah sebenernya orang-orang yang pernah mengalami masalah seperti di atas itu merupakan gejala yang masih normal. Tapi terkadang mereka pun malu jika disuruh untuk pemeriksaan dan melakukan perawatan. Mereka pun akan takut jika orang-orang tahu bagaimana keadaan dia yang sebenernya, padahal dengan mengikuti serangkaian perawatan, orang tersebut punya peluang untuk sembuh.

Setiap orang juga pasti pernah merasakan stress. Stress akan tekanan dari atasan, stress banyak deadline yang belum selesai dan stress lainnya itu sangat wajar dialami oleh setiap orang. Namun kita pun bisa loh mencegah bagaimana biar diri sendiri atau orang lain itu tidak selalu merasa stress.

Cara yang mencegah yang pertama yaitu dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas yang satu ini bisa meningkatkan homon endorphin dimana bisa membuat orang merasa nyaman. Jika kamu belum ada aktivitas fisik yang rutin setiap harinya, kamu bisa berolahraga mungkin dengan berjogging disekitar komplek. Dengan begitu tubuh akan terasa lebih bugar dan bisa menurunkan rasa stress.

Lalu kamu pun bisa melakukan metidasi setidaknya seminggu atau 2 minggu sekali. Dengan cara ini biasanya pikiran bisa lebih fresh karena dengan meditasi bisa memberikan rasa yang damai pada diri sendiri dan perasaan pun cenderung lebih tenang.

Selanjutnya kamu bisa cari hiburan yang bisa membuatmu tertawa. Tak hanya bisa meringankan beban, namun tertawa juga bisa menghilangkan sejenak pikiran yang tak penting. Kamu pun bisa melakukan yoga, dengan konsentrasi yang penuh yoga bisa membaut tubuh menjadi sedikit lebih rileks.

Dan yang terakhir untuk menghilangkan stress yaitu dengan tidur yang cukup. Jika seseorang mempunyai kualitas tidur yang baik, pastinya akan berpengaruh kepada emosional dan fungsi seluruh tubuh menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *