HAID KAMU SERING SAKIT? CARI TAHU YUK PENYEBABNYA!

Ketika kamu sedang haid, apakah kamu sering merasakan sakit di bagian bawah perut? Penyakit ini disebut juga dengan bahasa medisnya dysmenorrhea.

Kondisi ini sangat umum dialami setiap perempuan sedang atau akan mengalami masa menstruasi.

Sebagian dari perempuan ada yang mengalami kondisi ini tetapi tidak sampai menganggu aktifitas.

Namun tak sedikit juga ada beberapa perempuan yang mengalami kondisi ini sampai-samapi mereka tidak bisa beraktivitas sama sekali. Lalu apa sih penyebabnya?

Apa Sih Penyebab Kram Perut Saat Haid?

Sebenernya tentang sakit ketika haid itu sebabnya masih abu-abu, mengapa? Karena banyak juga dari perempuan yang tidak pernah merasakan sama sekali sakit tersebut, bahkan mereka tidak tahu bagaimana rasa sakitnya.

Namun ketika kita semakin tua, rasa sakit itu akan menghilang dan biasanya akan berenti saat setalah kita melahirkan anak pertama.

Sakit haid itu dipicu karena ada kontraksi pada otot rahim yang bisa mempengaruhi hormone prostaglandin.

Ketika sudah dimulai haid, oto ini akan kontrasi sangat kuat sehingga bisa menekan pembuluh darah di sekitar rahim.

Dengan demikian, hal ini akan menimbulkan rasa krama tau sakit karena kurangnya asupan oksigen ke rahim. Peningkatan hormone prostaglandin akan meningkatakan sakit yang parah ketika haid.

Berikut ini adanya pemicu lain yang menyebabkan kamu selalu sakit perut bagian bawah ketiga haid selain hormon prostaglandin, seperti:

1.Fibroid rahim

Yaitu tumor non kaker yang bisa memberi tekanan pada dinding rahim sehingga menyebabkan rasa sakit yang tidak wajar

2.Endometriosis

Endometriosis merupakan jaringan yang melapisi rahim, namun kondisi ini terkadang bisa berkeembang diluar rahim biasanya berkembang di luar rahim seperi pada tubafalopi, ovarium maupun jaringan yang terdapat diarea panggul.

3.Adenomiosis

Jaringan ini yang harusnya tumbuh melapisi rahim ini malahan tumbuh ke dinding otot rahim.

4.Intrauterine Device (IUD)

IUD adalah kondisi ketika alat kontrasepsi yang ditempatkan di dalam rahim biasanya akan menyebabkan nyeri pada haid, terutama pada saat pemasangan di awal.

5.Penyempitan serviks

Kondisi ini sangat jarang terjadi dan sangat langka, dimana kondisi serviks ukuran sangat kecil dan itulah yang akan menghambat aliran darah, dengan demikian akan membuat peningkatan tekanan di dalam rahim yang akan menyebabkan rasa sakit.

6.Penyakit radang pinggul

Kondisi ini dipicu karena adanya infksi pada oragn reproduksi wanita yang disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual.

7.Makanan Pedas

Hayo disini siapa yang suka makan makanan yang pedas? Katanya ini juga bisa memicu sakit ketika haid loh, selain itu bisa menunda siklus menstruasi. Karena bumbu pedas yang dihasilkan dari makanan tersebut akan mengganggu lapisan pada usus. Ketika hal tersebut terjadi akan memicu kram saat menstruasi.

Untuk kamu yang sering mengalami kejadian seperti ini bisa di redakan dengan obat-obat yang tentunya sudah di beri dari dokter.

Selain dengan mengonsumsi obat, kamu bisa lakukan ini dengan memijat secara mandiri, minum minuman yang hangat, berbaring dengan kaki yang lebih permukaannya, bisa juga tempelkan koyo di bagian yang sakit.

Tetapi jika kamu merasakan hal ini terus-terusan dan semakin tidak wajar, segeralah periksa kepada dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih serius.

Selain itu kamu harus berolahraga dengan teratur untuk menjadi agar berat badan tetap stabil, dan juga hindari minuman yang beralkohol.

Kalau bisa kamu juga jangan sampai merasakan stress, karena itu juga akan mengakitbatkan kram dan sakit yang parah ketika sedang haid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *