TIDAK BAIK JIKA MENGONSUMSI MAKANAN BERLEMAK SECARA BERLEBIHAN


Banyak yang mengatakan bahwa mengonsumsi makanan berlemak atau yang sifatnya kotor lebih enak ketimbang kita makan makanan sehat.

Setuju ga sih dengan pernyataan tersebut? Karena kebanyakan makanan sehat itu tidak ada rasanya alias hambar.

Dan jika kita mengonsumsinya secara terus-terusan akan terasa membosankan, tapi hasilnya jauh lebih baik untuk tubuh dan kita pun akan mendapat tubuh yang sehat.

Bonus dari mengonsumsi makanan yang sehat yaitu badan yang ramping.

Yuk Mulai Kurangi Makanan Yang Tidak Sehat

Banyak orang yang ketika menjalankan diet, mereka tidak mengonsumi makanan yang berlemak sama sekali.

Mereka sangat menghindari itu, karena kalau tidak badan bukannya turun berat badan tetapi malah naik.

Walaupun ketika makan makanan yang berlemak atau anggap saja kita makanan kotor (yang dimana gizinya tidak ada sama sekali) jauh lebih enak.

Tapi jangan salah ya, kalau misalnya kita makan makanan berlemak secara berlebihan, kesahatan kita akan terganggu loh.

Selain itu berat badanpun bisa naik secara derastis. Sebenarnya boleh saja sih kamu mengonsumsi itu, tapi alangkah baiknya sewajarnya aja.

Makan makanan yang berlemak secara berlebihan juga bisa mengganggu fungsi organ tubuh. Kita bahas yuk, kenapa sih kita ga boleh mengonsumsi makanan yang berlemak.

1.Pengaruh makanan berlemak bagi kesehatan otak

Mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Nah kenaikan berat badan itu juga akan mengakibatkan kerusakan sel-sel otak sehingga fungsi kognitif seseorang akan terganggu.

Penelitian menjelaskan bahwa makanan berlemak akan merusak sinyal-sinyal di dalam otak terutama pada bagian hipokampus yang merupakan bagian dari system limbik yang berfungsi sebagai alat pengingat, maka dari itu penurunan daya ingat akan terjadi.

Kadar lemak yang tinggi juga bisa berakibat fungsi dari mikroglia akan terganggu. Mikroglia sendiri merupakan bagian dari otak yang berfungsi untuk melindungi otak dari kerusakan.

2.Berbahaya bagi kesehatan

Selain akan mengganggu fungsi otak, mengonsumsi makanan berlemak juga akan mengakibatkan obesitas.

Makanan berlemak akan berakibat nembahan kalori yang ekstra pada tubuh. Dan jumlahnya bisa dua kali lebih dari biasanya karena mengandurng karbohidrat dan protein.

3.Dapat menyebabkan stroke

Bahaya makanan yang terlalu banyak mengandung makanan berlemak bisa meningkatkan risiko stroke.

Apabila pembentuk pembuluh darah terlepas, akan mengalir ke pembuluh darah ke orak sehingga terjadi penyumbatan.

Darah yang harusnya bisa di alirkan keseluruh tubuh, paru-paru maupun otak akan terhambat. Dengan demikian jaringan akan rusak sehingga menimbulkan stroke.

4.Menyebabkan gangguan pencernaan

Apabila mengonsumsi makanan berlemak terlalu banyak akan berakibat pada gangguan pencernaan dimana, saluran kita akan terhambat karena lemak itu paling lama untuk di cerna. Kondisi ini akan membuat kita lebih gampang sakit perut dan perut kambung.

5.Berbahaya untuk pengidap diabetes

Kadar insulin akan meningkat apabila kita mengonsumsi terlalu banyak lemak dan bisa meningkatkan kadar gula darah juga. Makanya pengidap dari diabetes sangatlah harus berhati-hati dalam memilih makanan.

6.Beresiko penyakit jantung coroner

Kalau kadar trigliserida meningkat akan menyebabkan penumpukan dan otomatis akan membentuk plak di pembuluh darah.

Sehingga apabila kondisi ni terjadi akan membuat pembuluh darah menyepit, lalu aliran darah yang harusnya lancar menjadi terhambat, sehingga ini akan beresiko penyakit jantung coroner.

Agar kita terhindar dari penyakit-penyakit diatas, alangkah baiknya kita mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Dan mulai dari sekarang kita harus bisa membatasi untuk mengonsumsi makanan yang berlemak.